Ad Dukhan: Nuclear Winter – Musim Guguran Nuklir

In Al Malhamah by Hamba Allah0 Comments

Nuclear Winter adalah teori mengenai perubahan iklim global yang terjadi karena efek perang nuklir skala besar atau perang nuklir terbuka antara Amerika Serikat (AS) dan Barat melawan Rusia dan sekutunya. Dalam terminologi Bahasa disebut sebagai Jaman Es akibat perang nuklir.

Teori ini dibuat oleh beberapa ilmuwan AS atas inisiatif mereka sendiri, dan kemudian diterbitkan dalam jurnal ilmiah oleh Dr. Carl Sagan, cendekiawan astrofisika AS. Beberapa ilmuwan dari negara lain juga meneliti masalah ini dengan inisiatif mereka, diantaranya dari Rusia dan Inggris. Hasil penemuan mereka mirip dengan hasil Nuclear Winter oleh Dr. Carl Sagan.

Dr. Carl Sagan dan teman-temannya telah membuat program simulasi komputer yang dapat menggambarkan sebaran asap nuklir di seluruh dunia. Data-data diperoleh dari data-data uji coba senjata nuklir yang telah terjadi. Sebaran asap ini akan menutupi cahaya matahari dan implikasinya adalah turunnya suhu global.

Nuclear winter adalah teori yang belum terbukti karena pembuktian tidak memungkinkan yaitu meledakkan bumi dengan senjata nuklir. Semua kesimpulan dalam teori ini diambil dari pengolahan data oleh program komputer.

Efek Ledakan Nuklir

Efek dari ledakan nuklir ditentukan oleh beberapa variabel; jenis bom nuklir, kekuatannya, ketinggian bom dari permukaan tanah ketika diledakkan, kondisi cuaca, dan jenis sasaran. Namun demikian dari uji coba senjata nuklir dan insiden di Hiroshima dan Nagasaki, karateristik ledakan senjata nuklir adalah sebagai berikut:

Gelombang Sinar Ultraviolet

Produk pertama dari ledakan nuklir adalah rambatan gelombang sinar ultraviolet. Bagi yang melihatnya pada jarak yang dekat dengan titik ledakan akan menyebabkan kebutaan sedangkan dari jarak jauh menyebabkan kebutaan sementara. Sengatan ultraviolet ini terjadi selama sepersepuluh detik, sekejap setelah bom diledakkan.

Gelombang elektromagnetik

Hasil kedua dari ledakan nuklir adalah gelombang elektromagnetik yang menyebar ke segala arah. Walaupun gelombang elektromagnet ini sama dengan gelombang listrik, radio dan televisi, namun muatannya jutaan kali lebih kuat. Sengatan gelombang elektromagnetik terjadi selama seperseribu detik.

Sengatan ini akan menyebabkan gangguan pada listrik, radio, televisi, radar, komputer dan lain-lain. Semua piranti tadi tidak berfungsi. Dalam pernag nuklir terbuka maka hampir seluruh penjuru negeri akan mengalami kegagalan listrik. Hal ini akan melemahkan infrastruktur dan moral baik bagi rakyat maupun militer.

Bagi mereka yang dekat dengan titik ledakan, dan pada saat itu memegang besi, pipa besi, kabel serta logam penghantar lain, maka mereka akan mati tersengat tegangan tinggi. Jika ledakan nuklir terjadi di ketinggian 20 mil di atas permukaan bumi maka efek sengatan elektromagnet ini akan terjadi di sepanjang benua, dan terjadi dalam sekejap karena gelombang elektromagnetik berjalan secepat cahaya.

Panas

30% energi dari bom nuklir adalah panas. Ketika meledak maka akan tercipta bola api sepanas matahari. Untuk daya ledak 1Mt (mega ton) tercipta bola aapi berdiameter 3km, sedangkan nuklir taktis 12,5Kt (kilo ton) tercipta bola api berdiameter 0,5km.

Semua benda yang berada di dalam lingkaran bola api atau dekat dengan lingkaran bola api akan meleleh dan menguap. Orang yang berada 10km dari bola api akan terkena luka bakar tingkat 3.

Bola api akan memancarkan gelombang panas yang tak terlihat. Gelombang panas ini akan membakar benda-benda yang dilaluinya, termasuk manusia di dalam dan di luar rumah atau yang berada di dalam bunker bawah tanah. Proses yang terjadi sama seperti cara kerja oven dan microwave.

Ledakan

50% energi yang terkandung dalam bom nuklir keluar saat ledakan terjadi. Ledakan terjadi seperti gelombang laut, terjadi dengan lambat. Untuk daya ledak 12,5Kt seseorang yang berdiri 3km dari titik ledakan akan melihat bola api, terbakar gelombang panas, dan akhirnya terkena ledakan dan radiasi setelah 2 detik gelombang ledakan menerpanya dan dia mendengar bunyi ledakan.

Radiasi

Ionisasi radiasi adalah 15% energi dari bom nuklir. Tidak seperti ledakan dan efek fisik lainnya. Radiasi tidak kasat mata. Radiasi dapat dilihat melalui piranti pengukur radiasi. Kita dapat teriritasi hingga mati tanpa mengetahuinya. Dan lebih dari itu, radiasi menurun kepada anak-anak yang dilahirkan. Radiasi menjadi penyebab kematian utama dari ledakan nuklir. Hal ini karena sebarannya yang luas melalui asap nuklir yang menyebar ke seluruh penjuru dunia. Jatuhan partikel asap nuklir yang mengandung radiasi disebut ‘nuclear fall out’.

Skenario Nuclear Winter Implikasi dari Perang Nuklir Terbuka

2600 senjata nuklir (dalam status waspada) milik Amerika Serikat (AS) dan Rusia diluncurkan oleh kedua belah pihak dalam waktu 1-3 menit kepada sasaran-sasaran di AS, Eropa dan Rusia. Dan juga kemungkinan kepada sasaran-sasaran lain yang dianggap strategis, seperti; pangkalan militer AS di Jepang, Korea Selatan, Pulau Guam (Samudra Pasifik), Pulau Diego Garcia (Samudra Hindia), Singapura, Philipina, Australia, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Jordania, Afghanistan, Iraq, dll. Pangkalan militer Rusia di Venezuela, Cuba, dan Suriah. Pangkalan militer China di China daratan, di Gwadar Pakistan, dll.

7600 senjata nuklir milik AS dan Rusia (dalam status waspada) diluncurkan dalam gelombang kedua dalam rangka balasan dari serangan pertama.

Ratusan kota-kota besar di AS, Eropa dan Rusia terbakar dalam badai api besar yang kemudian menjalar ke daerah urban seluas ratusan ribu kilometer persegi.

150 milyar ton asap dari pembakaran global tadi naik melewati awan hingga masuk ke dalam lapisan stratosfer yang kemudian dengan cepat menyebar ke seluruh dunia dalam bentuk awan tebal stratosferis. Awan tebal itu akan menyerap panas dari sinar matahari dan juga memantulkan sinar matahari ke luar angkasa. 75% sinar matahari tidak bisa masuk ke permukaan bumi di belahan bumi utara sedangkan 25% di belahan bumi selatan.

Implikasinya adalah turunnya suhu global dimana bumi menjadi dingin dan lebih dingin melebihi jaman es 18000 tahun yang lalu. Penurunan suhu melebihi 20 derajat Celcius di Amerika Utara, 30 derajat di Eurasia, termasuk di daerah-daerah pertanian. Asap tebal dari 150 milyar ton menyebabkan suhu dingin minimum di bawah titik dingin selama 1 sampai 3 tahun di daerah pertanian di belahan bumi utara. Beku di malam hari akan terjadi dimana tanaman palawija tidak bisa tumbuh.

Tidak akan ada lagi musim panen untuk beberapa tahun. Sinar ultraviolet yang sangat berbahaya akan mencapai permukaan bumi karena kerusakan lapisan ozon akibat ledakan nuklir.
Jatuhan radiasi asap nuklir akan terjadi secara besar-besaran baik di lokasi ledakan (lokal) maupun secara global karena asap yang terbawa angin di lapisan stratosfer. Sebagian besar jatuhan radiasi berisi isotop-isotop yang berumur lama karena reaktor-reaktor nuklir juga menjadi sasaran.

Akan tercipta asap besar yang menyentuh permukaan bumi karena pabrik-pabrik kimia, penyulingan minyak, dan lain-lain, meledak akibat rambatan gelombang panas dari ledakan nuklir yang terjadi. Jatuhan asap radiasi yang bercampur dengan asap kimia serta pancaran ultraviolet menjadikan sebagian besar makhluk hidup punah. Ekosistem di darat dan laut runtuh.

1544435_10201665944352174_4607332360599706804_n

Suhu global per daerah bisa dilihat di gambar ini. Ini adalah gambaran asap sebulan setelah perang nuklir terbuka.

Dampak dan Konsekuensi Setelah Perang Nuklir

  1. Resiko genetik: mutasi, cacat genetik lahir akan mewarnai tragedi kemanusiaan selama berabad-abad setelah perang nuklir.
  2. Lingkungan hidup: kompleksitas dan kemandirian sistem ekologi dan keseluruhan biosfer menjadi tak menentu dan sumber dari kontroversi. Kemampuang ekologi dalam mendukung kehidupan manusia bisa runtuh.
  3. Ekonomi: peradaban modern ini akan tereduksi menjadi jaman batu. System perekonomian modern yang berlandaskan teknologi runtuh total. Sehingga akan terjadi kerusuhan global dan kelaparan global karena teknologi telah memisahkan manusia dari cara-cara hidup yang alami.
  4. Internasional: terjadi perubahan geopolitik dimana dominasi Barat akan berakhir.
  5. Kesehatan: ilmu kesehatan modern berbasis teknologi akan hilang. Sedangkan manusia telah meninggalkan cara-cara kesehatan yang lama.
  6. Populasi manusia: Setidaknya 1 milyar manusia akan mati saat ledakan terjadi secara terus-menerus dan 3-5 milyar manusia akan mati dari dampak tidak langsung perang nuklir terbuka.
  7. Sosial: tatanan sosial akan berubah secara radikal. Pusat kekuasan mengecil menjadi unit-unit desa mandiri. Pembantaian besar-besar terhadap mereka-mereka yang dulunya pemegang status dan pemimpin.
  8. Psikologi: perubahan tatanan secara radikal dan drastis menyebabkan mayoritas manusia kehilangan logika dan kewarasannya. Orang tradisional dapat hidup di zaman modern namun sebaliknya tidak, sedangkan saat ini, orang-orang hidup di dalam modernitas.
  9. Kepunahan umat manusia.

Teori ‘nuclear winter’ telah dibantah oleh pemerintahan AS dan Barat. Namun perihal ini ada di dalam Injil, Al Qur’an dan prediksi-prediksi lisan dan tulisan dari masa lalu. Terminologi perang terbesar sepanjang sejarah manusia dimana kebenaran melawan kebatilan disebut Armageddon di dalam Injil, Mahabarata di Kitab Hindu dan Al Malhama dalam Islam.

سُوۡرَةُ بنیٓ اسرآئیل / الإسرَاء

وَإِن مِّن قَرۡيَةٍ إِلَّا نَحۡنُ مُهۡلِڪُوهَا قَبۡلَ يَوۡمِ ٱلۡقِيَـٰمَةِ أَوۡ مُعَذِّبُوهَا عَذَابً۬ا شَدِيدً۬ا‌ۚ كَانَ ذَٲلِكَ فِى ٱلۡكِتَـٰبِ مَسۡطُورً۬ا (٥٨)

 

Tak ada suatu negeri (kota) pun, melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau (jika ada penduduknya yang lolos) Kami azab dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab [Lauh Mahfuzh]. Surah Banu Israil (Al Isra) Ayat 58

nuclearwar

Sebuah fase sebelum hari Kiamat atau waktu berakhir adalah fase akhir zaman. Di akhir zaman Allah SWT akan menghancurkan seluruh kota, dimana jika ada penduduknya yang lolos maka akan diazab dengan penderitaan yang lebih berat. Kota-kota itu akan hancur dalam gelombang pertama dan kedua pertukaran serangan nuklir antara kedua belah pihak. Sedangkan bagi yang selamat maka penderitaan yang berujung dengan kematian sekarat melalui jatuhan asap nuklir global akan menimpa mereka. Azab pertama adalah kehancuran dari perang nuklir dan azab kedua yang lebih berat adalah dampak perang nuklir yaitu nuclear winter, sebaran radiasi secara global melalui jatuhan asap nuklir, bagi mereka-mereka yang selamat dari azab pertama.

Nuclear Winter diterangkan secara eksplisit oleh Al Qur’an, yaitu di Surah Ad Dukhan, dan mungkin kita seharusnya menggunakan terminologi Al Qur’an mengenai hal ini, yaitu Ad Dukhan dan bukan Nuclear Winter.

فَٱرۡتَقِبۡ يَوۡمَ تَأۡتِى ٱلسَّمَآءُ بِدُخَانٍ۬ مُّبِينٍ۬ (١٠) يَغۡشَى ٱلنَّاسَ‌ۖ هَـٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ۬ (١١) رَّبَّنَا ٱكۡشِفۡ عَنَّا ٱلۡعَذَابَ إِنَّا مُؤۡمِنُونَ (١٢) أَنَّىٰ لَهُمُ ٱلذِّكۡرَىٰ وَقَدۡ جَآءَهُمۡ رَسُولٌ۬ مُّبِينٌ۬ (١٣) ثُمَّ تَوَلَّوۡاْ عَنۡهُ وَقَالُواْ مُعَلَّمٌ۬ مَّجۡنُونٌ (١٤)إِنَّا كَاشِفُواْ ٱلۡعَذَابِ قَلِيلاً‌ۚ إِنَّكُمۡ عَآٮِٕدُونَ (١٥) يَوۡمَ نَبۡطِشُ ٱلۡبَطۡشَةَ ٱلۡكُبۡرَىٰٓ إِنَّا مُنتَقِمُونَ (١٦)

Maka tunggulah hari ketika langit membawa asap yang nyata. (10) yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih. (11) [Mereka berdo’a]: “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman.” (12) Bagaimanakah mereka dapat menerima peringatan, padahal telah datang kepada mereka seorang rasul yang memberi penjelasan, (13) kemudian mereka berpaling daripadanya dan berkata: “Dia adalah seorang yang menerima ajaran [dari orang lain] lagi pula seorang yang gila. (14) Sesungguhnya [kalau] Kami akan melenyapkan siksaan itu agak sedikit sesungguhnya kamu akan kembali [ingkar]. (15) [Ingatlah] hari [ketika] Kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras. Sesungguhnya Kami adalah Pemberi balasan. (16) Surah Ad Dhukan Ayat 10-16
.


Berikut adalah petikan dari Injil mengenai Al Malhama dan Ad Dukhan yang juga digambarkan secara eksplisit dengan penjelasan mengenai datangnya Al Malhama dengan tanda yang berbeda namun harmonis dengan Al Qur’an dan peristiwa-peristiwa saat ini.

Matius 24:1-51

Bait Allah akan diruntuhkan (Masjid Al Aqsa akan diruntuhkan)

24:1 Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada bangunan-bangunan Bait Allah.
24:2 Ia berkata kepada mereka: “Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batupun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.”

Permulaan penderitaan

24:3 Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?
24:4 Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!
24:5 Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang .
24:6 Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.
24:7 Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.
24:8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.
24:9 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh p dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,
24:10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.
4:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan , maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.
24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
24:14 Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”

Siksaan yang berat dan Mesias-mesias palsu

24:15 10 “Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus,
24:16 maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.
24:17 Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun untuk mengambil barang-barang dari rumahnya,
24:18 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.
24:19 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.
24:20 Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.
24:21 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.
24:22 Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.
24:23 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.
24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
24:25 Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.
24:26 Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya.
24:27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.
24:28 Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun. ”

Kedatangan Anak Manusia Perumpamaan tentang pohon ara.

24:29 “Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.
24:30 Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.
24:32 Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara : Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.
24:33 Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.
24:34 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi.
24:35 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.
24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa q sendiri .”

Nasihat supaya berjaga-jaga.

24:37 “Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
24:38 Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,
24:39 dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
24:40 Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan 19;
24:41 kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.
24:42 Karena itu berjaga-jagalah 20 , sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.
24:43 Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
24:44 Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga .”
Perumpamaan tentang hamba yang setia dan hamba yang jahat
24:45 “Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?
24:46 Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
24:47 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.
24:48 Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya:
24:49 Tuanku tidak datang-datang , lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk,
24:50 maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya,
24:51 dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi. ”


Orang dewasa saat ini di Amerika Serikat dan Eropa mengetahui Nuclear Winter. Prosedur penanganan perang nuklir ditayangkan di media massa AS dan Eropa saat mereka masih remaja, yaitu di tahun 80-an. Untuk remaja saat ini, film-film Hollywood selalu didominasi dengan tema malapetaka global, bencana alam, senjata pemusnah massal, hidup di zaman kehancuran (Resident Evil), dan seterusnya.

Subjek ini juga ada di game digital populer seperti bertani, membangun peradaban dari nol, perang dengan pedang dan panah, perang terbuka dan bertahan hidup, dan seterusnya.

Berikut video di bawah ini mengenai aktifitas infantry Russia dalam mengadakan latihan perang dalam kondisi Ad Dukhan atau Nuclear Winter:

Gambar di bawah ini adalah Global Seed Fault yaitu sebuah bangunan yang sangat luas dan berfungsi sebagai gudang penyimpanan bibit berbagai macam tanaman dari seluruh dunia dalam persiapan kaum Zionist dalam menghadapi Nuclear Winter. (Klik gambar untuk membuka link artikel).

Seed Vault Angkoso Nugroho

Leave a Comment