Anda siap mati?

In Akhir Zaman, Al Malhamah by Rio Esvaldino0 Comments

11 Mei 2017
Oleh: Paul Craig Roberts

“Lima puluh tahun yang lalu, jalanan kota Leningrad mengajarkanku satu hal: Jika pertarungan tak dapat dielakkan, anda harus menyerang duluan.”

Vladimir Putin

Dalam novel distopia 1949, karya George Orwel, 1984, informasi yang tidak lagi konsisten dengan penjelasan Big Brother dibuang ke Lubang Kenangan. Dalam distopia Amerika yang sebenarnya, di mana kita hidup saat ini, informasi itu tidak pernah diberitakan sama sekali.

Konferensi Keamanan Internasional di Moskow

Tanggal 26 April – 16 hari yang lalu – Letnan Jend Viktor Poznihir, Wakil Ketua Direktorat Operasi Utama Pasukan Bersenjata Rusia, membuat pernyataan di Konferensi Keamanan Internasional di Moskow bahwa Komando Operasi Staf Umum Rusia telah berkesimpulan bahwa Washington sedang mempersiapkan sebuah serangan nuklir pertama melawan Rusia.

Viktor Poznihir

Lihat:

https://www.rt.com/news/386276-us-missile-shield-russia-strike/

http://www.fort-russ.com/2017/04/us-forces-preparing-sudden-nuclear.html

https://www.times-gazette.com/ap%20general%20news/2016/10/12/russia-china-to-mull-joint-response-to-us-missile-shield

The Times-Gazett si Ashland, Ohio, merupakan satu-satunya media cetak AS yang dapat dicari di google yang telah memberitakan pengumuman yang paling mengkhawatirkan dari yang pernah ada. Dalam pencarian google tidak ditemukan adanya laporan serupa dari TV AS, dan begitupun di Kanada, Australia, Eropa, atau media lainnya kecuali RT dan situs-situs internet.

Saya tidak bisa menemukan laporan apapun bahwa Senator AS atau Perwakilannya atau dari politisi Eropa, Kanada, atau Australia yang bersuara tentang hal ini.

Tak satupun di Washington yang menelpon Putin untuk memberitahu bahwa ini semua adalah kesalahan, bahwa AS tidak menyiapkan serangan nuklir pertama melawan Rusia, atau bertanya pada Putin seberapa serius situasi ini bisa meledak.

Bahkan orang-orang Amerika tidak mengetahuinya, kecuali para pembacaku.

Paling tidak saya akan menduga bahwa CIA akan menanamkan ceritanya di Washington Post, New York Times, CNN, MSNBC, dan NPR bahwa Jend Poznihir sedang mengungkapkan opini pribadinya, jadi jangan dianggap serius. Tapi tiba-tiba rakyat Amerika dan rakyat boneka Eropa malah tidak dibuat tahu kalau tuduhan seperti itu ada.

Sebagaimana yang saya laporkan beberapa waktu yang lalu dan baru-baru ini dalam kolom saya tentang Korea Utara, para pimpinan Tiongkok juga menyimpulkan bahwa AS berniat melakukan serangan nuklir pertama melawan Tiongkok.

AS bisa dihancurkan dengan Tiongkok sendirian atau Rusia sendirian. Jika keduanya bekerja sama, maka AS akan lebih hancur lagi. Kecerdasan apa, jika ada, dan moralitas, jelas tidak ada, yang dimiliki elit AS yang dengan ceroboh dan tidak bertanggung jawab mengundang Rusia dan Tiongkok untuk mendahului serangan AS terhadap mereka dengan sebuah serangan ke AS?

Tentunya bahkan rakyat Amerika yang ceroboh sekalipun tidak akan sebegitu bodohnya berpikir bahwa Rusia dan Tiongkok hanya akan duduk manis sambil menunggu serangan nuklir Washington.

Saya hidup melewati setiap tahap Perang Dingin. Saya ikut serta di dalamnya. Tidak pernah dalam hidup saya mengalami situasi di mana dua kekuatan nuklir yakin bahwa yang ketiga akan mengejutkan mereka dengan serangan nuklir.

Saya mendukung Trump karena dia, tidak seperti Hillary, dan berkata bahwa dia akan menormalisasikan hubungan dengan Rusia. Namun sebaliknya, dia telah meningkatkan tensi antara kekuatan nuklir. Tidak ada yang lebih tidak bertanggung jawab atau berbahaya.

Saat ini kita berada dalam situasi yang paling berbahaya seumur hidup saya, dan NOL KESADARAN DAN TIDAK ADA DISKUSI.

Bagaimana ini bisa terjadi? Putin sudah mengeluarkan peringatan selama bertahun-tahun. Lebih dari satu kesempatan, dia telah berkata pada media perstitusi Barat bahwa mereka, dengan tidak kejujuran mereka, sedang mendorong dunia menuju perang nuklir. Putin telah mengatakannya berulang kali,

“Saya sudah mengeluarkan peringatan dan tak satupun yang mendengarnya.”

“Bagaimana lagi saya meberitahu kalian?”

Vladimir Putin

Mungkin orang bodoh baru mau mendengarnya ketika awan jamur tampak di Washington dan New York, dan Eropa tidak lagi ada, sebagaimana akan terjadi jika Eropa terus melakukan konfrontasi dengan Rusia sebagaimana yang diminta utusan Washington yang dibayar dengan baik.

Dalam beberapa tahun terakhir, saya memberitakan reaksi pemerintah Tiongkok terhadap rencana perang nuklir AS terhadap Tiongkok. Orang Tiongkok menunjukkan bagaimana cara kapal selam mereka akan dapat meluluh lantakkan Pantai Barat AS dan Rudal Antar-Benua mereka dapat menghancurkan sisanya di negeri (AS) itu.

Saya memberitakan ini semua, dan tidak ada yang menanggapi. Lubang Kenangan tidak dibutuhkan, karena baik Washington, media cetak. ataupun internet tidak mengumumkannya. Ini adalah kecerobohan (kelalaian) ribuan derajat.

Di Amerika dan budaknya, merangkak dengan lutut negara boneka mereka, informasi tersebut tidak pernah diberitakan, jadi tidak perlu diletakkan di Lubang Kenangan.

Jika anda meyakinkan seseorang bahwa anda akan membunuh mereka, maka merekalah yang akan membunuh anda terlebih dahulu. Suatu pemerintahan, seperti yang ada di Washington, yang meyakinkan negara-negara kuat bahwa mereka menjadi target, adalah sebuah pemerintahan yang tak memiliki kepedulian sedikitpun terhadap kehidupan rakyatnya sendiri atau masyarakat dunia atau kehidupan apapun di planet Bumi ini.

Pemerintah seperti Washington itu sangatlah buruk, sama seperti media perstitusi dan negara boneka Eropa, Kanada, Australia, Jepang yang melayani Washington dengan mengorbankan rakyatnya sendiri.

Terlepas dari upaya mereka untuk percaya sebaliknya, para pimpinan Rusia dan Tiongkok akhirnya, dengan terlambat, sadar bahwa Washington adalah inti dari makhluk jahat dan merupakan agen Setan.

Bagi Rusia dan Tiongkok, Makhluk Setan yang berkuasa di Barat telah mengurangi pilihan yang ada pada Rusia dan Tiongkok untuk mereka dan kita.

Tentang penulis:
Paul Craig Roberts adalah mantan Asisten Menteri Keuangan AS di era pemerintahan Ronald Reagan. Dia juga sering mengkritik pemerintahan Bush, serangan 11 September, dan lainnya. Kini dia berusaha untuk mendapatkan kewarganegaraan Rusia. Dia merupakan seorang jurnalis, blogger, ekonom yang tulisannya sering dimuat di media yang anti imperium (Para Penindas).

Sumber: http://www.paulcraigroberts.org/2017/05/11/are-you-ready-to-die/

Penerjemah: ITT

Leave a Comment