Dabbatul Ard “Jalan Menuju Neraka Dihiasi dengan Surga Dunia”

In Opini by Hamba Allah2 Comments

Kampungmuslim.org – Kami berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

“Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, kami akan mengeluarkan seekor binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka bahwa sesungguhnya manusia sudah tidak yakin kepada ayat-ayat kami”. (Al-Qur’an Surah An Naml;27 ayat: 82).

Dari Rasulullah Sallallaahu ‘alaihi wasallam: “Sesungguhnya tanda -tanda kiamat pertama (akhir zaman) yang akan terjadi adalah terbitnya matahari dari tempat terbenamnya (barat), dan keluarnya seekor binatang kepada manusia pada waktu dhuha ,yang mana diantara kedua hal ini akan terjadi lebih dahulu, maka keduanya akan terjadi pada jangka waktu yang dekat.“

Dabbatul ard, hewan buas melata dari bawah tanah yang merupakan salah satu dari tanda-tanda akhir zaman menurut opini kami adalah sebuah simbolisme dari gerakan/ perkumpulan/ organisasi/ aliansi yang dijalankan secara tersembunyi dengan pelan tapi pasti meski harus merangkak dari bawah tanah sekalipun dan dengan penuh kesabaran serta konsistensi dan solidnya organisasi/ kelompok/ aliansi tersebut untuk sebuah tujuan/ agenda kejahatan yang menggiring manusia ke jahannam baik secara sadar maupun tanpa sadar. Mereka menggelar hal ini sebagai “The art of Hypocrisy” (seni dari hipokrasi).

Hampir seluruh aspek dari sistem kehidupan masyarakat dunia hari ini telah berjalan atau dijalankan sebagai kloning-kloning suksesi dari agenda tersembunyi mereka. Dabbatul ard yang dipandu oleh Dajjal dengan bala bantuan kaum Ya’juj dan Ma’juj (Gog and Magog) adalah salah satu dari tanda-tanda akhir zaman dalam Islam. Hanya saja semakin jelas tanda-tanda itu bermunculan, maka Allah akan semakin mencabut ilmu dari dalam hati dan jiwa manusia sehingga mereka semakin buta dan tidak bisa mendengar dan memahami kecuali bagi mereka yang berpikir dan berjuang untuk kembali menjadi orang-orang yang beriman. Dengan menghubungkan titik-titik rentetan kejadian sejarah Islam yang sebenarnya maka dengan sendirinya cahaya ilmu dari Allah akan menerangi pemahaman kita dan perlahan namun pasti kita akan menemukan hikmah bahwasanya dabbatul ard yang dimaksud oleh Rasulullah Muhammad Sallallahu ‘alaihi wassalam adalah gerakan zionist internasional (The Anglo Judeo Christian Alliance).

Hidup ini bukan hanya sekedar minum susu, bermain, sekolah, kuliah, kerja, menikah, punya anak, jadi orang tua, liburan, pensiun dan jadi kakek nenek lalu duduk santai membaca koran sambil minum secangkir kopi dan mengenang masa lalu. Lalu menjadikan agama sebagai bagian dari hiasan dan kiasan dalam menikmati kenyamanan siklus kehidupan tersebut. Selalu ada yang lebih yang tidak tampak oleh kasat mata (there’s always more then meet the eye). Sadar atau tanpa sadar, suka atau tidak suka kita semua adalah partikel/ bagian penting dari lingkaran hidup dimana perang antara kebaikan (good) dalam mempertahankan dirinya dari tindak tanduk kejahatan (evil) baik dari skala kecil maupun besar. Apapun bentuk pilihan dan keputusan kita setiap detiknya tentu akan berpengaruh dalam lingkaran tersebut.

Optimized-Blind

“Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.” (Al-Qur’an Surah Al Hajj; 22 Ayat 46)

Dan tanpa kita sadari bahwa pihak-pihak kejahatan yang telah menggenggam dunia hari ini (dabbatul ard) sedang mensosialisasikan dan mendidik ke adik-adik kita, anak-anak kita, saudara/i kita dimana mereka adalah masa depan kita, bahwasanya kita hari ini sedang hidup di surga, dimana nafsu duniawi, arogansi/ kesombongan duniawi, homoseksual/ lesbianisme, perzinahan bebas, penjajahan, perbudakan, penipuan, kebohongan, korupsi, selingkuh/ permainan belakang/ kemunafikan/ hipokrasi dan segala hal yang sejenisnya yang mengindahkan kebaikan dan moralitas serta sisi kebathinan manusia, menjadi bahan bakarnya. Ya, suka atau tidak suka, siap atau tidak siap, kita harus bisa menerima realita bahwasanya dabbatul ard telah lama hadir bahkan jauh sebelum kita dilahirkan di dunia ini. Dan mereka telah menyajikan kehidupan yang kelihatannya baik dimana hidup hanya sekali maka diwujudkanlah surga dunia sebagai jalan untuk menuju ke neraka jahannam (the road to hell is paved with good intentions).

Semoga Allah membimbing mereka yang mau berpikir dan berusaha berjuang untuk kembali menjadi orang-orang yang sejatinya baik yaitu mereka orang-orang yang beriman yang bertulang belakang besi, yang mendedikasikan hidupnya dan yang berani mati hanya untuk sejatinya kebaikan dalam menegakkan kebenaran. Karena segala bentuk tindak tanduk kejahatan manusia baik yang dibungkus secara cantik dan kelihatannya baik tidak akan mampu menembus benteng pertahanan mereka yang kokoh dan sangat kuat. Karena keyakinan di dada mereka dimana akhir zaman/ akhir sejarah ini, Allah akan menunjukkan kepada mereka semua, bahwasanya Kebaikan dan Kebenaran akan kembali memenangkan peperangan melawan Ketidakadilan dan Kejahatan baik yang tampak maupun yang tersembunyi. InsyaaAllah.

Sesungguhnya kebenaran hanya berada di sisi Allah dan adalah hak Dia untuk membimbing dan memberi hikmah kepada siapapun yang dikehendaki-Nya walau mereka adalah kaum yang tidak memliki kemampuan untuk membaca dan menulis.

image_pdfimage_print

Comments

  1. Dalam hadist di terangkan bahwa binatang melata itu akan memberi tanda pada manusia,mana yg kafir dan mana yg beriman.bagaimana menjelaskannya?

    1. Author

      Islam, Iman dan Ihsan. Dalam ilmu eskatologi islam penekanannya terdapat pada ketiga hal tersebut. Ketika seorang hamba telah sampai kepada tahap Ihsan maka segalanya akan tampak dengan sangat jelas bagaikan cahaya bulan purnama di gelap gulita malam, sehingga segala sesuatu yang ada di akhir zaman ini akan terlihat dengan jelas pula termasuk salah satunya tentang dabbatul ard ini.

Leave a Comment