Definisi Muslim, Mu’min dan Muttaqin

In Metodologi by Hamba Allah0 Comments

Kampungmuslim.org – Sebagai orang islam kita harus bisa membedakan antara apa itu Muslim, Mu’min dan Muttaqin, semoga penjelasan ringkas di bawah ini mampu untuk menerangkan sedikit tentang pengertian dari Muslim, Mu’min dan Muttaqin.

Seorang muslim artinya orang yang telah berpasrah diri, dalam hal ini berpasrah sebagai bentuk pengabdian hanya kepada Allah, tetapi dalam tahapan manusia ber­kualitas, seorang yang baru pada tahap muslim berada pada tahapan yang terendah. Karakteristik seorang muslim adalah seorang yang telah meyakini supremasi kebenaran, berusaha untuk mengikuti jalan kebe­naran itu, tetapi dalam praktek ia belum tangguh karena ia masih suka melupakan hal-hal yang kecil. Sedangkan seorang yang sudah mencapai kualitas mu’min adalah seorang muslim yang sudah istiqamah atau konsisten dalam berpegang kepada nilai-nilai kebenaran, sampai kepada hal-hal yang kecil. Dalam hadis Nabi disebutkan bahwa iman itu mem­punyai tujuh puluh cabang, artinya indikator seorang mu’min itu ada tujuh puluh variabel.

Di antara tujuh puluh indikator itu antara lain adalah:

  1. Seorang mukmin hanya berbicara yang baik,
  2. Jika mendapati sesuatu yang mengganggu orang lewat ketika ia melewati suatu jalan maka ia tidak akan meneruskan perjalanannya sebelum menyingkirkan se­suatu yang mengganggu itu,
  3. Merasa sependeritaan dengan muk­min yang lain diberbagai belahan dunia yang sedang mengalami penindasan dan kezaliman, dan sebagainya.

Sedangkan muttaqin adalah orang mukmin yang telah menjiwai nilai-nilai kebenaran dan sangat alergi alias sangat keras dan tegas terhadap kebatilan. Seorang muttaqin adalah orang yang setiap perbuatannya sudah merupakan perwujudan dari komitmen iman dan moral serta pengabdian yang tinggi di Jalan Allah. Menurut Maulana Fazlur Rahman Al-Anshari, taqwa adalah aksi moral yang integral, dan muttaqin adalah orang yang bertaqwa atau orang yang memelihara diri dengan menjalankan semua perintah-perintah Allah dan menjauhi semua larangan-larangan-Nya, dengan penuh ketegasan, konsisntesi dan integritas yang sangat tinggi.(*)

image_pdfimage_print

Leave a Comment