Dibalik Kampanye Militer Pemerintah Suriah di Timur Ghouta

In Berita Dunia by Hamba AllahLeave a Comment

Kampungmuslim.org – Ini adalah sebuah ringkasan singkat dari makna dibalik kampanye militer Pemerintah Suriah di Timur Ghouta bagi mereka yang menanyakan apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Izinkan saya mengajukan sebuah pertanyaan, saya tidak tahu di kota mana Anda tinggal, tapi bayangkan jika di pinggiran kota anda tersebut diduduki oleh sejumlah faksi militan/teroris yang diakui secara internasional bermaksud membersihkan kota Anda dari minoritas agama yang tidak sesuai dengan ideologinya. Dengan ekstremisme dan radikalisme mereka. Dan kemudian bayangkan jika, setiap hari, faksi militan tersebut menembakkan mortir, menembakkan peluru peledak ke kerumunan anak sekolah atau warga sipil pada saat-saat waktu tersibuk di kota Anda, atau mengirim bom mobil bunuh diri untuk melukai, meneror dan memutilasi warga sipil. Apakah Anda akan diam saja ketika pemerintah Anda tidak berbuat apa-apa dan hanya membiarkan kota Anda hancur secara bertahap dan orang-orangnya dibantai dari waktu ke waktu atau akankah Anda menuntut agar pemerintah Anda mengirim Angkatan Bersenjata ke daerah-daerah tersebut untuk membebaskan mereka dari faksi-faksi militan?

Itulah yang terjadi selama ini, namun semua itu baru terwujud setelah pemerintah Suriah menghabiskan waktu berbulan-bulan bahkan tahun untuk mencoba bernegosiasi dengan faksi militan tersebut dan telah mengevakuasi sejumlah besar warga sipil dari daerah-daerah tersebut sebelum memulai kampanye militer. Faksi-faksi militan tersebut juga menahan warga sipil sebagai sandera, menjadikannya sebagai perisai manusia, membuat mereka kelaparan, menyiksa dan terus menyiksanya dan juga memasukkan mereka ke dalam kandang memperlakukan tahanan mereka seperti binatang.

Ini adalah perang yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun di Suriah, tapi siapa yang telah memaksakan perang ini ke Suriah? Tidak lain adalah Negara anggota NATO termasuk Turki yang juga didukung oleh Arab Saudi, Israel, Amerika Serikat, PBB dan media korporasi (mainstream media) yang saat ini menjalankan kampanye proteksionis untuk “para pemberontak” yang didanai dan dipersenjatai oleh mereka yang mengendalikan mainstream media. Mungkin brand “white helmet” tidak asing di telinga Anda.

Semoga semua sudah jelas sekarang.

Damaskus Suriah tidak akan pernah jatuh ke tangan para Penjajah! Masukkan itu ke dalam pipa rokokmu, nyalakan dan hisaplah asapnya!

Dan ketika saat kemenangan itu tiba dan pembebasan Suriah telah berhasil sepenuhnya, maka Anda akan mendengar dan melihat momen kebenaran dari warga sipil Suriah bukan dari juru bicara negara anggota NATO di berbagai media korporasi barat. (*)

Oleh   Vanesa Balley.

Credit Subtittle & Editorial oleh   Awaluddin Pappaseng Ribittara

Sebarkan Kebaikan dan Kebenaran:

Leave a Comment