Federasi Rusia di bawah Kepemimpinan Vladimir Putin

In Geo Politik & Strategi, Rum by Rio Esvaldino0 Comments

Setelah Uni Soviet runtuh pada tahun 1991, kekuasaan Rusia jatuh kepada Boris Nikolayevich Yeltsin (Zionis Yahudi Russia) yang terpilih sebagai Presiden Rusia lewat pemilu langsung pertama dalam sejarah Rusia pada Agustus 1991. Yeltsin mencanangkan bahwa Rusia akan menjalankan reformasi ekonomi menuju mekanisme pasar secara liberal, termasuk program swastanisasi atas perusahaan-perusahaan negara yang merupakan sumber kekayaan ekonomi negara dan menghasilkan devisa bagi negara.

Boris Nikolayevich Yeltsin

Boris Nikolayevich Yeltsin

Perusahaan-perusahaan negara yang merupakan sumber kekayaan ekonomi negara dan menghasilkan devisa bagi negara berubah menjadi milik kelompok pebisnis, termasuk pebisnis yang dekat dengan Yeltsin. Pebisnis yang mendadak kaya raya tanpa usaha dan upaya yang besar tersebut dijuluki Oligarki. Yeltsin berinisiatif untuk merancang strateginya dengan berkiblat ke barat. Yeltsin sendiri berusaha merangkul Amerika Serikat, mantan musuh Uni Soviet dalam Perang Dingin, untuk menjalankan demokrasi ala Barat.

Pada 31 Desember 1999, Yeltsin mundur dari jabatannya karena polularitasnya sangat menurun hingga hanya 2%. Pada bulan Mei 2000, pemilu diadakan di Rusia dan dimenangkan Vladimir Vladimirovich Putin dengan suara 52%.

 

Vladimir Putin

Vladimir Vladimirovich Putin

Vladimir Vladimirovich Putin

vladimir-putin-1Vladimir Putin lahir pada tanggal 7 Oktober 1952 di Leningrad dan beragama Kristen Ortodoks, saat itu agama keluarganya masih disembunyikan oleh keluarganya. Putin juga pernah mengatakan, “Saya berasal dari keluarga biasa, dan beginilah saya hidup untuk waktu yang lama, hampir seluruh hidup saya. Saya hidup sederhana, sebagai orang normal dan selalu memelihara hubungan,”

Sebelum tamat SMA, dia sudah kepikiran ingin bekerja sabagai intelijen. Di kemudian pergi ke Kantor Humas KGB untuk mengetahui bagaimana cara menjadi anggota KGB. Dikatakan padanya bahwa untuk menjadi anggota KGB, dia harus menjadi tentara terlebih dahulu atau dia menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Hukum. Setelah itu, dia kuliah di Fakultas Hukum Universitas Negeri Leningrad dari tahun 1970-1975. Setelah lulus dari Universitas Negeri Leningrad, Putin ditugaskan di lembaga keamanan negara. Dia menghabiskan waktu selama 6 bulan bekerja di devisi kontra-intelijen. Setelah melalui beberapa pelatihan, dia langsung dikirim ke Jerman.

Pada tahun 1985-1990, Vladimir Putin bekerja di kantor di Dresden, Jerman Timur. Selama bekerja, dia dipromosikan ke pangkat Letkol dan posisi Asisten Senior untuk kepala departemen. Dia juga mendapat medali perunggu dari Republik Demokratik Jerman, atas Layanan Setia kepada Tentara Rakyat Nasional. Setelah itu, dia pulang ke Leningrad dan menjadi Asisten Rektor Universitas Negeri Leningrad dalam urusan Hubungan Internasional.

Pada tahun 1991, dia pensiun dari KGB dan beralih sebagai politisi di kampung halamannya Leningrad (St. Petersburg). Pada tahun 1996, dia pindah ke Mokow dan bergabung dengan Pemerintahan Presiden Boris Yeltsin. Pada bulan Agustus 1999, dia ditunjuk sebagai Perdana Menteri Pemerintahan Rusia yang ditawari Boris Yeltsin kepadanya.

Pada tanggal 31 Desember 1999, Boris Yeltsin mundur dari kursi Kepresidenan, dan Putin yang mengambil alih sebagai Pelaksana Tugas hingga diadakannya Pemilu. Vladimir Putin ikut mencalonkan diri dan menang dengan perolehan suara sebanyak 52%. Dari sini lah sepak terjang Putin dan menggunakan skill strateginya untuk menyingkirkan sampah-sampah manusia (Yahudi Zionis) dari Pemerintahan Federasi Rusia.

Politik kekuasaan Vladimir Vladimirovich Putin telah menimbulkan suatu permasalahan baru di Kremlin, khususnya masalah untuk oligarki. Pada pertengahan Semptember, Vladimir Putin mengumumkan rencana perombakan sistem politik di negaranya, dengan sentralisasi kekuasaan di Kremlin.

Tentunya, Putin tidak melakukan misinya ini sendiri. Tidak mungkin menjalankan suatu misi yang besar dan dapat dikatakan merubah sebagian besar kebudayaan yang telah tertanam di suatu tempat sendirian. Ia dibantu oleh orang-orang yang mendukung misinya tersebut, yang disebut dengan Siloviki (Istilah “Siloviki” (power man), yang berarti petugas dari kekuasaan dan lembaga hukum, baik yang aktif maupun mantan, mendapat sirkulasi yang luas di bawah Vadimir Putin).

Sebagian besar anggota Siloviki memang berasal dari eks KGB (Комитет Государственной Безопасности), tetapi bukan berarti semua anggota Siloviki adalah eks KGB. Anggota Siloviki juga berasal dari kaum yang pro-pasar, internasionalis, sipil, dan juga dari pebisnis dan para ekonom. Hanya saja ada satu syarat untuk menjadi anggota Siloviki, yaitu misi mereka harus demi “Rusia Besar.”

Langkah yang diambil oleh Vladimir Putin sangat ekstrim, karena pada saat itu oligarki menguasai sebagian besar perusahaan-perusahaan di Rusia. Misalnya seperti yang telah dijelaskan di atas, secara mengejutkan Mikhail Khodorkovsky (Zionis Yahudi Rusia), orang terkaya di Rusia (menurut Forbes: 2004) dijebloskan ke dalam penjara selama 10 tahun atas tuduhan penipuan dan penggelapan pajak.

Mikhail Khodorkovsky

Mikhail Khodorkovsky

Dengan penangkapan Khodorkovsky, Vladimir Putin secara perlahan menempatkan siloviki di dalam pemerintahan Rusia. Setelah itu, siloviki mulai bekerja agar oligarki terhempas dari dalam pemerintahan Rusia, sehingga yang betugas di dalam pemerintahan hanya orang-orang yang pro Putin.

Siloviki adalah orang-orang terdekat Putin, yang sebagian besar adalah mantan anggota KGB dan juga sekelompok perwira intelejen yang memegang kekuasaan besar di dalam Kremlin. Orang yang sangat dipercaya oleh Putin seperti Igor Sechin, Sergei Ivanov, dan Nikolai Patrushev, yaitu siloviki yang memegang posisi teratas di dalam Kremlin dan departemen pemerintahan. Ketiganya mempunyai hubungan yang sangat dekat dengan presiden dan satu sama lain.

Igor Sechin

Igor Sechin

 

Sergei Ivanov

Sergei Ivanov

 

Nikolai Patrushev

Nikolai Patrushev

Sebenarnya, sebelum menjadi Presiden Federasi Rusia, Putin juga mempunyai kedekatan dengan oligarki. Tetapi, setelah menjadi Presiden Federasi Rusia, Putin mulai menjauh dari oligarki dan mulai mencanangkan kebijakan-kebijakan yang menyudutkan oligarki. Hal ini terjadi karena Putin mengetahui bahwa oligarki adalah orang-orang yang hanya peduli terhadap kepentingan politik mereka sendiri, tanpa memikirkan kondisi negaranya.

Vladimir Putin juga sempat mengatakan di depan kalangan Yahudi dalam pidatonya bahwa Uni Soviet dan ideologi Komunis adalah proyek Yahudi Zionist. Dia mengatakan kalau 80-85% orang-orang yang menjabat dalam pemerintahan Soviet genereasi pertama adalah Yahudi Bolshevik. Orang-orang Yahudi yang dipengaruhi ideologi palsu ini telah menangkap dan menindas pemeluk agama Yahudi, Kristen, Islam dan pemeluk agama lainnya, mereka tidak membeda-bedakannya. Putin sangat berterima kasih kepada Tuhan kalau ideologi itu akhirnya runtuh.

Sumber dari thesaker.is

Sumber dari thesaker.is

Oleh karena itu, Putin sangat menyadari masa lalu tersebut dan dengan keberanian dan kejujuran intelektual, dia mengingatkan umat Yahudi Rusia akan hal ini. Fakta penting lainnya tentang hubungan Rusia dan Israel adalah imigrasi Yahudi Rusia ke Israel. Berikut poin-poin dan faktor penting:

  1. Imigrasi Yahudi Rusia ke Israel memungkinkan bagi orang-orang Yahudi Rusia meninggalkan Rusia. Sebaliknya, sebagian mereka yang tidak ingin pergi boleh memilih. Ini berarti bahwa sebagian besar Yahudi Rusia yang dibenci orang Kristen Rusia telah meninggalkan Rusia. Mereka yang memutuskan untuk tetap tinggal di Rusia karena mereka menganggap Rusia adalah rumah mereka.
  2. Sebagian besar (sekitar 20%) orang yang disebut “Yahudi” yang meninggalkan Rusia sebenarnya bukan Yahudi sama sekali, termasuk beberapa dari mereka yang menetap di Israel. Sebenarnya ketika terjadi kesulitan ekonomi dan sosial di era Brezhnev dan Yeltsin, membuat orang Rusia non-Yahudi menyamar sebagai Yahudi hanya demi bermigrasi ke Israel. Jadi ada banyak orang Rusia asli yang berada di Israel.
  3. Akibat dari migrasi besar ini, ada banyak hubungan personal antara individu dan keluarga yang hidup di Israel dan Rusia. Maka dari itu, ketika Irak atau Hizbullah menghujani Israel dengan roket, ada beberapa orang Rusia yang secara pribadi prihatin dengan rekan-rekan mereka yang ada di Israel, meskipun mereka tidak selalu menyetujui politik Israel.
  4. Mafia di Rusia, dalam kenyataanya, sebagian besar adalah Mafia Yahudi Rusia. Hal ini juga berlaku di Barat. Di Rusia ada gangster Yahudi, tapi bukan gerombolan Yahudi seperti itu. Gangster Rusia dan Yahudi terkenal akrab dan juga menciptakan hubungan “bisnis” yang kuat antara Oligarki Rusia dan Israel.
  5. Di era Yeltsin, Negara Rusia diperintah secara de facto oleh apa yang disebut semibankirshchina atau “Seven Bankers”. Mereka ini adalah bankir teratas Rusia yang memiliki sekitar 50% ekonomi seluruh Rusia. Mereka semua adalah Yahudi, kecuali Potanin.
  6. Selama tahun-tahun Yeltsin, sebagian besar anggota pemerintah, terutama penasehat mereka adalah orang Yahudi. Orang Yahudi Rusia ini juga menguasai hampir semua media mainstream. Berikut daftar nama-nama Yahudi yang sempat menguasai Negara Federasi Rusia.

Daftar-daftar Zionis Yahudi Russia yang sempat berkuasa dan ingin disingkirkan oleh Vladimir Putin dari pemerintahan:

The oligarchs are Jews in order to ensure the re-election of Boris Yeltsin in the next term in the 1996 presidential election:

1991 – 1999 Boris Yeltsin (Eltsin – Jew married to a Jew).

  • Naina Yeltsin – a Jew.
  • Adviser to the President on economic issues – Livshits – JEW.
  • During all the time of Yeltsin’s rule (1991-1999) the majority of his advisers were Jewish.
  • Head of Presidential Administration Filatov, Chubais, Voloshin, the daughter of the President (a new position of the Jewish authorities), Tatyana Dyachenko (by Jewish law – Halacha, as the daughter of a Jewish – a Jew) .- All the Jews.

GOVERNMENT

All key ministers – JEWS:

  • Economy Minister – Yasin – Jew
  • Minister of Economy – Urinson – Jew
  • The Minister of Finance – Panskov – Jew
  • Minister of Finance – Vavilov – Jew
  • Chairman of the Central Bank – Paramonov – Jew
  • Minister of Foreign Affairs – Kozyrev – Jew
  • Minister of Energy – Shafranik – Jew
  • Minister of Communications – Bulhak – Jew
  • Minister of Natural Resources – Danilov– Jew
  • Minister of Transport – Efimov – Jew
  • The Minister of Health – Nechayev – Jew
  • Minister for Science – Saltykov – Jew
  • Minister of Culture – Sidorov – Jew
  • Mass MediaChairman of the Media – Rodents – Jew

PRESS (Media)

  • “News” – Golembiovskiy – Jew
  • “Komsomolskaya Pravda” – Fronin – Jew
  • “Moskovsky Komsomolets” – Gusev (Drabkin) – Jew
  • “Arguments and Facts” – Starks – Jew
  • “Work” – Potapov – Jew
  • “Moscow News” – Karpinski – Jew
  • “Kommersant” – Yakovlev (Ginsburg) – Jew
  • “New Look” – Dodolev – Jew
  • “Nezavisimaya Gazeta” – Tretyakov – Jew
  • “Evening Moscow” – Lisin – Jew
  • “Literary Newspaper” – Udaltsov – Jew
  • “Publicity” – Izyumov – Jew
  • “Interlocutor” – Kozlov – Jew
  • “Rural Life” – Kharlamov – a Jew.
  • “Top Secret” – Borovik – Jew.
  • Television and radio:TV and Radio, “Ostankino” – A. Yakovlev – a Jew.
  • Russian TV and Radio Company – Poptsov – Jew.

1996-1999 GG – “Seven bankers”.

All Russian finance concentrated in the hands of the Jews.

A country ruled by seven bankers (“seven bankers”):

  1. Aven – Jew
  2. Berezovsky – a Jew,
  3. Gusinsky – a Jew,
  4. Potanin (Potanin on different data).
  5. Smolensk – Jew
  6. Friedman – a Jew,
  7. Khodorkovsky – a Jew.
  8. Roman Abramovich

Daftar nama-nama diatas terlihat familiar bukan dengan pihak yang menguasi Uni Soviet pada tahun 1917-1939? Silahkan tanya sendiri kepada Prof. Google. 🙂

Beberapa hasil yang dicapai Federasi Rusia sejak Vladimir Putin menjabat:

  • Konsolidasi lembaga pemerintah dan pembentukan ruang hukum bersama, yang merupakan langkah pertama untuk mengatasi krisis sistemik Rusia.
  • Orientasi sosial. Putin menjelaskannya sebagai “kebijakan investasi dalam masyarakat, dan karenanya, dalam masa depan Rusia.” Kebijkan pemerintah fokus pada peningkatan standar hidup rakyat Rusia. Hasilnya jelas, 40.000 unit lebih peralatan diagnostik dan 13.000 Ambulans telah dibeli, 90% lebih para ibu menerima jaminan melahirkan (birth vouchers); perawatan medis gratis telah disediakan untuk 1,3 juta perempuan dan 300.000 lebih anak-anak; 1,2 juta anak yang baru lahir diperiksa untuk 5 penyakit bawaan; 300.000 pasien diberikan medis berteknologi tinggi.
  • Stabilisasi situasi di Chechnya. Konsolidasi dan reformasi militer. Mencegah disintegrasi negara republik tersebut. Mengakhiri perang di Kaukasus Utara. Menangani separatisme dan pembinanya, yakni terorisme internasional.
  • Membangkitkan kembali pelatihan fisik dan olahraga. Setelah bertahun-tahun bidang ini dilemahkan. Mulai menerapkan program federal pada perkembangan olahraga dan pelatihan fisik untuk tahun 2006-2015, yang menyediakan pembangunan 4.000 Fasilitas olahraga, kebanyakan ada di kota-kota kecil dan desa-desa.
  • Menerapkan hukum anti-Gay, yakni mendenda bagi orang yang “menyebarkan” (mempropagandakan) hal-hal mengenai LGBT. Sehari setelah diterapkan, puluhan orang ditahan setelah parade gay-pride di St. Petersburg. Segala macam protes muncul dari pihak yang pro-LGBT, namun Putin menanggapinya dengan menyatakan, “Kami harap negara lain tidak ikut campur dalam urusan negara kami yang menentang gay.”
  • Rusia juga melarang produk-produk GMO jika terbukti merusak kesehatan manusia dan lingkungan. Dan akan menerapkan denda bagi yang melanggar, sekitar $160-$780 untuk pejabat dan sekitar $1,600-$7,800 untuk badan hukum.

 

Rio Esvaldino 

Sumber:

Biography Vladimir Putin | http://en.putin.kremlin.ru/bio

Siloviki Sebagai Alat Politik Vladimir V. Putin Dalam Pengambilalihan kekuasaan Oligarki di Dalam Pemerintahan Rusia | http://www.kompasiana.com/ferdijuliaschandra/siloviki-sebagai-alat-politik-vladimir-v-putin-dalam-pengambilalihan-kekuasaan-oligarki-di-dalam-pemerintahan-rusia_552e29c06ea834c5118b45a4

Putin and Israel – a complex and multi-layered relationship | http://thesaker.is/putin-and-israel-a-complex-and-multi-layered-relationship/

Putin does not rule out meeting with LGBT representatives before the Sochi Olympics | http://tass.com/russia/700091

Russia’s domestic policy under Vladimir Putin: achievements and failures | https://sputniknews.com/analysis/20080229100334445/

Putin Signs Law Prohibiting Production of Genetically Modified Products | https://sputniknews.com/russia/201607041042434042-russia-gmo-production-ban/

Federation Council Approves Bill Banning GMO Products in Russia | https://sputniknews.com/russia/201606291042182714-gmo-russia-ban/

Leave a Comment