Hentakan Kata Para Pemuda Akhir Zaman

In Opini by Hamba Allah0 Comments

Kampungmuslim.org – Kami berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

“Janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, agar aku sempurnakan nikmat-Ku kepadamu, dan agar kamu mendapat petunjuk.”
[Al-Qur’an Surah Al-Baqarah; 2 ayat 150]

Jangan pernah takut kepada kaum kafir yang sedang melakukan penindasan, perbudakan, fasad dan kezaliman terhadap kaum yang sedang berjuang dan berusaha untuk menjadi kaum yang beriman dan bertakwa. Jangan pernah takut akan kemiskinan dan ketiadaan materi duniawi dimana para penyembah dajjal yang telah memegang kekuasaan penuh terhadap sirkulasi penyebaran/ peredaran materi dunia hari ini. Jangan pernah takut akan kematian karena membela kebenaran di Jalan Allah. Jangan pernah takut dengan segala ketidaknyamanan yang kita rasakan ketika sedang menjalani ujian & tantangan (fitnah) terbesar sepanjang sejarah peradaban manusia yaitu fitnah dajjal di dunia akhir zaman ini. Dan bersabarlah dalam segala perjuangan yang kita jalani dalam melaksanakan Jihad yang sebenarnya di jalan Allah.

Karena Allah selalu ada untuk mereka yang bersabar dan berserah diri (bertawakkal) hanya kepada-Nya.

“Maka ingatlah kepada-Ku, Akupun akan ingat kepadamu (Aku limpahkan rahmat dan ampunan kepadamu). Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.”
[Al-Qur’an Surah Al-Baqarah; 2 ayat 152]

 

“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya, Allah beserta orang-orang yang sabar.”
[Al-Qur’an Surah Al-Baqarah; 2 ayat 153]

 

“Dan kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”
[Al-Qur’an Surah Al-Baqarah; 2 ayat 155]

Maka berhijrahlah, sedikit demi sedikit, hasta demi sehasta, mulai dari diri sendiri, mulai dari sikap dan prilaku diri, mulai dari merubah pola pikir tetang dunia yang sedang kita jalani, mulailah merubah semua cara pandang kita tentang apa yang sedang kita jalani hari ini, lalu kuatkan dan tegaskan serta konsistensikan diri untuk berhijrah sepenuhnya dari pola dan sistem kehidupan dunia di sekeliling kita yang telah rusak total oleh fitnah akhir zaman ini. Hijrahlah karena sesungguhnya bumi Allah sangatlah luas, yang telah disediakan rezeki dan kekayaannya masing-masing bagi mereka yang memiliki hati untuk melihat, hati untuk mendengar serta hati untuk memahami.

Hijrah demi menjaga keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah. Hijrah demi menjaga dan melestarikan serta membina sepenuhnya Dinul Haq yang diberikan oleh Allah yang hanya bersandar kepada Al-Qur’an dan Sunnah. Hijrah demi merintis dan membangun kembali pondasi kehidupan yang berbasis kebenaran akan kebaikan yang hanya bersumber dari Allah semata. Hijrah demi memperbaiki dan merintis kembali generasi penerus umat Rasulullah sallalaahu ‘alaihi wassallam yang kuat, tangguh, bertulang belakang besi dan pantang terhadap cinta dunia dan takut mati, sehingga kita insyaaAllah akan termasuk ke dalam golongan orang-orang yang turut berperan serta dalam mengembalikan kejayaan dan kebenaran akan kebaikan di jalan yang direstui dan diberkahi oleh Allah.

“Dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua [suatu tempat untuk berlindung dari fitnah dunia dan ketamakan manusia] itu, niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusan kamu.”
[Al-Qur;an Surah Al-Kahf; 18 ayat 16]

 

“Dan orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti Kami akan memberikan tempat yang baik kepada mereka di Dunia. Dan pahala di akhirat pasti lebih besar, sekiranya mereka mengetahui.”

“(yaitu) orang yang sabar dan hanya kepada Allah mereka bertawakkal.
[Al-Qur’an Surah An Nahl;16 ayat 41-42]

Kebenaran dan kebaikan pasti akan memenangkan segala bentuk kejahatan dan kezaliman di dunia itu. Namun semua itu tentu butuh perjuangan dan perubahan mendasar dari dalam diri setiap insan manusia. Karena Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, melainkan usaha dan perjuangan dari kaum itu sendiri.

Sesungguhnya kebenaran hanya berada di Sisi Allah semata, dan adalah hak Dia untuk membimbing dan memberi petunjuk serta hikmah kepada siapapun yang dikehendaki oleh-Nya, meski mereka adalah kaum yang tidak mampu untuk membaca ataupun menulis. Lalu mengapa kalian begitu sombong, arogan, merasa paling elit dan pintar, merasa serba lebih dari yang lain, sedang ilmu kalian hanyalah bagaikan setetes air di lautan dimana luasnya pun tidak sanggup menggapai luasnya ilmu Allah? (*)

Leave a Comment