Khilafah dan Shirk Berjamaah Muslim Sedunia

In Epistimologi by Hamba AllahLeave a Comment

Kampungmuslim.org – Khilafah adalah Negara dan Pemerintahan dalam Islam. Islam adalah tunduk/ patuh/ taat menyembah kepada Allah, SWT. Taat kepada Allah sebagai Al Malik, dalam kamus Inggris artinya King (Raja), namun dalam Arabnya berarti “Yang Berdaulat”, sehingga berarti taat kepada Allah yang berdaulat di dunia dan akhirat. Lahul Mulk, “Kedaulatan Hanya MilikNya”, untuk mengakui yang lain selain Allah sebagai yang berdaulat, adalah untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Allah, anda tahu itu?

Taat kepada Allah sebagai Al Akbar, dan Allah mengingatkan kalian bahwa Dia Al Akbar, karena tanpa mengucapkan “Allahu Akbar” didalam sholat anda “Tidak Bisa Bergerak!” Al Akbar adalah “Yang Memiliki Kekuasan Tertinggi”, maka jika anda (muslim) mengakui yang lain berkuasa atas anda selain Allah, adalah untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Allah, SWT, sebagai Al Akbar!

Taat kepada Allah sebagai Al Hukm, “Yang Memiliki Hukum”, oleh karenanya maka hukum Allah adalah hukum yang tertinggi, satu-satunya hukum yang wajib manusia taati. Maka jika Allah membuat sesuatu sebagai halal,maka harus ditegakkan sebagai halal, dan jika Allah membuat sesuatu sebagai haram, maka harus ditegakkan sebagai haram. Oleh karena itu, jika muslim mengakui hukum lain selain hukum Allah, maka ia telah meninggalkan Allah, SWT, karena untuk tidak mengakui kedaulatan Allah, kekuasaan Allah,dan hukum Allah, adalah SHIRK, muslim telah menduakan Allah.

Kesimpulannya, Khilafah adalah sebuah negara dan pemerintahan yang mengakui kedaulatan Allah atas mereka, mengakui kekuasaan Allah atas mereka, dan taat serta tunduk kepada hukum Allah, SWT.

Ketika Fir’aun berkata,

“Ana Rabbukumul A’la”

Akulah yang memiliki kedaulatan!

“Ana Rabbukumul A’la”

Akulah pemilik kekuasaan tertinggi!

“Ana Rabbukumul A’la”

Hukumku adalah hukum tertinggi (di Mesir)!

Fir’aun melakukan shirk, dan dia telah dihukum oleh Allah, SWT. Maka kini andapun telah melihat apa yang telah terjadi di dunia. Muslim, memiliki keadaan yang sama dengan Bani Israel dibawah bayang-bayang diktator Fir’aun, atau Bani Israel yang berada di Babylon, yang tersihir atas kemilau gemerlapnya peradaban Babylon, Muslim berada dibawah bayang-bayang kilau gemerlapnya peradaban Barat Yahudi Kristen (Judeo Christian Alliance) yang pada dasarnya tidak BerTuhan! Sejarah telah menulis bahwa Banu Israel telah hilang, dan diatas mereka telah muncul suatu angkara murka bernama Yahudi, yang mendirikan sebuah peradaban besar, berbasis harta dan kekayaan, peradaban seperti peradabannya Fir’aun dan Nebukadnezar (Babylon)!

Jika anda melihat, pergerakan-pergerakan Khilafah, yang berkumandang keras diatas bendera-bendera, dan milah-milah, serta nampak sebagai pergerakan yang haus harta yang ingin mendirikan Islam sama seperti peradaban barat modern, mendirikan Kilafah seperti dunia kini diperintah dari Washington, mendirikan Kilafah sama seperti Barat dengan kemajuan dan kilau gemerlapnya dunia, mendirikan mesjid di depan sebuah club/ bar, mendirikan Khilafah dengan cara binatang yang membunuh manusia dengan jalan yang tidak manusiawi, maka pergerakan itu tidak Fisabilillah, pergerakan kerajaan dunia, bukan kerajaan surga (The Kingdom of Heaven) seperti yang didirikan Daud dan Sulaiman di Jerusalem dan Muhammad, SAW, di Medinah. Muslim hari ini telah berada diambang-ambang sebuah persatuan, persatuan di bawah Al Masih Ad Dajjal tanpa mereka sadari!

Rasul kita yang tercinta Muhammad SAW telah mengingatkan bahwasanya khilafah di akhir zaman akan dibawa dan dipimipin oleh Imam Mahdi as dan Nabi Isa as. Jadi secara logika sederhana hanya dengan kehadiran kedua tokoh inilah kita baru bisa mengklaim bahwa khilafah telah hadir dalam kehidupan kita semua. Tugas kita hari ini adalah membentuk dan merintis pondasi-pondasi kehidupan khilafah mulai dari diri kita sendiri terlebih dahulu dimana hampir 99% tubuh dan nurani kita telah terhipnotis oleh buaian fitnah Al Masih Ad Dajjal.

Iblis dari semenjak dahulu kala memerangi manusia dan mengajak manusia mendirikan kerajaan dunia. Iblis terbesar sepanjang sejarah adalah yang keluar di akhir jaman, yaitu Dajjal, yang saat ini telah terlihat bahwa pranata-pranatanya telah didirikan dan telah siap bahkan saat ini telah mengontrol dan menguasai seluruh dunia, tinggal menunggu kemunculannya/ kedatangannya secara fisik.

Sihir mematikan atau senjata pemusnah massal dari iblis adalah materialisme dan hedonisme.(*)

| Oleh Angkoso Nugroho

Sebarkan Kebaikan dan Kebenaran:

Leave a Comment