Larangan Riba dalam Al Qur’an dan Sunnah (E-Book Terjemahan Bahasa)

In Dinar Dirham, E Book, Perdagangan by Hamba Allah0 Comments

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ وَذَرُواْ مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

فَإِن لَّمْ تَفْعَلُواْ فَأْذَنُواْ بِحَرْبٍ مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَإِن تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُؤُوسُ أَمْوَالِكُمْ لاَ تَظْلِمُونَ وَلاَ تُظْلَمُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, takutlah kepada Allah dan tinggalkanlah apa yang tersisa dari riba jika kalian adalah orang beriman. maka jika tidak kalian lakukan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya”

– Q.S Al Baqarah 278-279

Buku ini ditulis sebagai penjelasan larangan Islam berkaitan riba (sebagai contohnya pinjam-meminjamkan dengan bunga dan lain-lain), dan usaha:

Untuk mengingatkan umat Islam mengenai ajaran Qur’an dan Sunnah tentang larangan riba, dan terutama, bahwa melanggar larangan ini merupakan sebagian dosa yang amat besar;

Untuk membongkar rancangan besar kekuatan zalim yang sudah banyak melakukan kemajuan besar, melalui riba, untuk menguasai seluruh umat manusia. Tujuan mereka adalah untuk mendapatkan kontrol penuh, dan menggunakan kekuatan tersebut untuk menghaancurkan keimanan kepada Allah;

Untuk membantu umat Islam keluar dari keterlibatan secara langsung di dalam riba, dan dengan itu dapat mempertahankan keimanan mereka, sambil menyadari bahwa pada saat ini mustahil untuk hidup dengan bebas sepenuhnya dari riba;

Untuk menjelaskan ekonomi berasaskan Sunnah (yakni, Sunnah yang berkaitan dengan urusan ekonomi) dan, terutama sekali, hakikat pasar yang bebas dan adil dan dengan cara yang berbeda dari pasar yang saat ini telah rusak sepenuhnya;

Untuk memperingatkan umat Islam tentang kehancuran yang tidak bisa dihindari lagi akan sistem uang palsu yang tidak bisa ditukarkan, yakni kertas, plastik dan uang elektronik; dan untuk mendorong umat Islam kembali menggunakan uang rill ciptaan Allah, yakni koin emas dan perak atau uang riil yang lain.

Uuntuk menyumbang pemulihan pasar yang bebas dan adil (dengan etika bisnis yang berbeda dengan kapitalisme berbasis riba) dengan menerapkan ba’i (perniagaan) dan bukan riba, dan mengumpulkan modal dengan cara mudarabah dan musharaqa, dan bukannya pinjaman bank dengan bunga.

Semoga bermanfaat bagi kita semua dan bagi generasi penerus umat Rasulullah [saw] di masa yang akan datang. Insya Allah.

Imran Nazar Hosein


Larangan Riba dalam Al Qur'an dan Sunnah

Silahkan unduh e-book nya di bawah ini.

Download

Leave a Comment