Perang Timur Tengah yang Sebenarnya adalah Pertempuran Untuk Segunung Emas

In Al Malhamah by Hamba AllahLeave a Comment

Pertempuran untuk segunung emas hitam (black gold) merujuk kepada lautan minyak bumi (oil) di bawah Sungai Eufrat atau dari Laut Kaspia dan Laut Hitam ke Koridor Minyak Arab dari Suriah ke Iran bagian barat dan Selat Hormuz. Perang saat ini adalah bertujuan untuk mengontrol perdagangan minyak dunia, jumlah produksinya, jalur distribusinya dan harganya.

Darah dari ekonomi modern adalah industrinya, dan mereka terus lapar akan minyak dan sangat membutuhkannya. Itulah alasan mengapa Henry Kissinger membuat perjanjian dengan Raja Faisal pada tahun 1973, untuk melahirkan apa yang sekarang kita kenal dengan nama Petrodollar, atau kamu tidak dapat membeli minyak dengan apapun kecuali dengan US Dollar walaupun kamu memiliki emas. Permintaan dunia akan minyak memperbolehkan US untuk mencetak uang dari angin untuk membiayai pertumbuhannya. Dan itulah rencana mereka.

Dan saat ini, yang melancarkan perang minyak adalah Rusia, Arab Saudi dan OPEC atau ROPEC di satu sisi, dan USA dan Iran di sisi yang lain. Pihak yang pertama ingin membatasi suplai minyak dunia untuk mengembalikan harga pasar yang adil. Dan pihak yang kedua ingin membanjiri dunia dengan minyak mereka, agar harga minyak dunia tetap rendah, sehingga dunia tetap memerlukan dan meminta USD dan Euro. Penjualan minyak dunia. Pipa minyak Iran di harapkan melintasi utara Syraq menuju Eropa. Itulah alasan perang regional tanpa akhir dimana Turki akan masuk ke dalam adegan sebagai penindas dengan dalih Kurdi dimana Rusia akan melindungi dan mempersenjatainya.

Rusia termasuk negara produsen minyak terbesar di dunia ketika lautan minyak di temukan di bawah Artic di mana Putin menamakannya sebagai Mekahnya Rusia. Pembeli terbesar dari minyak Rusia dan Arab Saudi tidak lain adalah China. Baru-baru ini, Pyongyang meramaikan hiruk pikuk nuklir dimana Moskow dan Beijing mengklaim sebagai dalih nuklirisasi Korea Selatan oleh US yang di tujukan kepada Rusia dan China. Semenanjung Korea adalah halaman belakang dari Rusia dan China.

Bursa saham adalah ekonomi Barat dan sistem moneternya. Saat itu runtuh, akan di ikuti oleh kegaduhan/kerusuhan/kekacauan global, di mulai dari pecundangnya sendiri yaitu Barat. Perlu anda ketahui, minyak bukan berasal dari dinosaurus, atau fosil, tetapi dihasilkan secara alami atau minyak abiotic, sehingga tidak akan ada yang mampu membanjiri dunia dengan minyak mereka selamanya, sumurnya akan mengering dan akan memerlukan waktu 30-50 tahun untuk mengisinya kembali secara alami.

Saat momen kebenaran itu datang, akan menjadi perang terbesar di bumi yang akan kita lihat, perang termonuklir. Perang yang sebenarnya ini terselubung/tertutupi dari mata publik, meskipun berita tentang ini dapat di akses terutama dengan perkembangan dunia internet saat ini.

Terima kasih kepada media mainstream dan pers mereka. Bahkan sarjana dalam bidang hubungan internasional, politik, dan ekonomi yang paling terkenal yang kami tahu pun menutup mulutnya mengenai subjek ini.(*)

 Angkoso Nugroho

Sebarkan Kebaikan dan Kebenaran:

Leave a Comment