Yajuj dan Majuj, Jerusalem, dan DzulQarnain dalam Al Qur’an

In Akhir Zaman, Sejarah by Hamba Allah0 Comments

Kampungmuslim.org – Sebuah bangsa secara total mendominasi jagat dalam bidang idiologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, film, entertain, fashion, dan lain-lain. Mereka memiliki kekuatan absolut dimana seluruh bangsa lain di dunia tidak dapat melawan mereka. Tidak ada bukti sekular dan geopolitik dimana kekuasaan dan kekuatan mereka dapat dilawan. Mereka melakukan lebih dari hanya sekedar menguasai jagat. Mereka berubah, melebur dan menciptakan diri kembali, lalu merubah dunia, sampai seluruh jiwa menjadi karbon kopi mereka (jamaah blue jeans). Mereka telah merubuhkan tembok tak terlihat, yang selama berabad-abad membentengi setiap bangsa dan kebudayaan, dan sebuah masyarakat global telah muncul untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia dengan satu bahasa, bahasa Inggris. Mereka adalah tatanan dunia baru yang dibentuk oleh aliansi Yahudi Kazharia (Judeo) dan Kristen Eropa (Western Christianity) | Judeo Christian Alliance.

Tatanan dunia yang tidak menyenangkan untuk Arab dan muslim pada khususnya, dan untuk non Eropa pada umumnya. Bahkan untuk orang Eropa yang hidup dalam belas kasihan, yang benar-benar beriman dan berbuat baik, juga akan dilibas. Tatanan dunia yang memerangi kehidupan beragama, kepada muslim pada khususnya. Mereka gunakan kekuatan absolut mereka untuk merusak, menindas dan melakukan aksi tak berkeadilan yang licik, yang tidak ada bandingannya dalam sejarah.

Kejahatan perang aliansi tersebut sekarang sedang berlangsung kepada Muslim di Irak, Afghanistan, dan Palestina. Kerakusan mereka tak bisa digambarkan, mereka menghisap seluruh kekayaan manusia melalui pencurian legal (dengan menggunakan uang kertas yang diciptakan dari udara!), mereka bahkan mencuri kekayaan yang miskin. Mereka itu tidak berTuhan dan sangat dekaden, dan memiliki kekuatan muslihat, dimana yang terlihat berlawanan dengan kenyataannya!

Akhirnya, mereka terlihat sebagai tatanan dunia yang sangat kerasukan untuk membebaskan Tanah Suci. Eropa menjadi Kristen dan kemudian mengkampanyekan Perang Salib selama ribuan tahun untuk melemahkan kekuatan kaum kristen ortodox sampai pada saat Angkatan Darat Inggris, yang dipimpin oleh Jendral Allenby, yang mengalahkan Kerajaan Islam Ottoman, pada tahun 1917. Allenby, dalam pawai kemenangannya di Jerusalem berkata, “Hari ini, perang salib telah selesai!” Pada kenyataannya, perang salib tidak akan pernah berakhir ketika penindasan terhadap Muslim dan kristen ortodox masih ditemukan di Tanah Suci.

Eropa juga menjadi Yahudi dan menciptakan gerakan “zionisme internasional” yang kemudian dengan fanatik mengejar tujuannya untuk membawa seluruh Yahudi ke Tanah Suci dan merestorasi Negara Israel. Yahudi Eropa adalah penduduk asli Khazaria dari Eropa Timur yang berubah menjadi Yahudi, mereka bukanlah Bani Israel. Namun Yahudi Eropa ini telah berhasil dengan cara-cara yang licik, merestorasi Negara Israel di Tanah Suci. Mereka dengan cara licik yang sama, memaksa Yahudi yang merupakan Bani Israel, yang sudah lama menjadi pemukim di Dunia Muslim, untuk bermigrasi ke Negara Israel.

Tatanan Dunia Yahudi Kristen Eropa, telah melindungi dan memperkuat Israel (Inggris yang membidaninya, Amerika Serikat yang menumbuh kembangkannya) sedemikian rupa sehingga sekarang Israel telah menjadi sebuah Negara Super Power baru (Dalam Injil mereka disimbolkan sebagai ‘keledai bersuara naga’). Ya, dan sebentar lagi akan menggantikan Amerika Serikat sebagai Negara super power.

Apakah ini hanya merupakan sebuah kebetulan dalam sejarah? Bisakah ini menjadi sesuatu tanpa arti dan penjelasan?

Banyak ahli dan penulis yang akan menggelengkan kepala mereka dan menganggap hal ini hanyalah kebetulan belaka. Ada juga yang kemudian menjadi yakin, berdasarkan bukti-bukti yang disuguhkan Kitab Suci Al Qur’an bahwa tatanan dunia sekarang yang aneh ini adalah tatanan dunia Yajuj dan Majuj (Judeo Christian Alliance). Dajjal (Antichrist) menipu Yahudi untuk mengesampingkan moral dan hukum agama dalam meraih dengan sabar dan sungguh-sungguh sebuah negara super power Israel. Dan mereka meraihnya dengan cara memboncengi tatanan dunia Yajuj dan Majuj. Pada akhirnya mereka akan berhadapan dengan Al Masih yang telah mereka dustakan sebelumnya, yang penyalibannya mereka inginkan. Allah, Yang Maha Tinggi, yang menciptakan Yajuj dan Majuj, dan yang memberikan mereka kekuatan yang tak terkalahkan, yang kemudian akan menghancurkan Yajuj dan Majuj. Tentara Islam kemudian akan menyerang dan meluluhlantakkan Negara Israel, dan Yahudi di Tanah Suci akan menghadapi, di genggaman tangan Tentara Islam, pembalasan terbesar dalam sejarah manusia. Penindas akan dihukum, dan sejarah berakhir pada kemenangan kebenaran terhadap kebathilan.

Di Qur’an, Surah Al Kahf (gua), juga diterangkan dalam banyak hadist, Yajuj dan Majuj digambarkan sebagai dua bangsa yang juga merupakan keturunan dari Nabi Adam, as, dan diciptakan oleh Allah, SWT, dengan membekali mereka dengan kekuatan yang besar. “Tidak ada yang lain selain Aku yang dapat menghancurkan mereka!” pernyataan Allah, SWT, (Shahih Muslim). Kerakusan, kelicikan, dan keberingasan mereka juga digambarkan dalam Surah Al Kahf sehingga Allah, SWT, mengurung mereka dalam tembok besi. Kemudian juga digambarkan bahwa mereka akan memerangi orang-orang yang hidup dengan iman dan berbuat baik, mereka juga dengan beringas membantai orang-orang primitif (Indian Amerika dan seluruh pribumi di dunia baru, termasuk Indonesia). Gambaran sebuah aksi yang sangat tidak berprikemanusiaan, tak beragama, dari sebuah kaum yang berhati monster!

Surah ini kemudian melanjutkan memberitahukan kepada kita bahwa ketika akhir zaman dimulai, Allah, SWT, akan merobohkan tembok besi itu, dan Yajuj dan Majuj (yang juga merupakan salah satu dari 10 tanda akhir zaman) akan dilepaskan ke dunia.

Surah Al Anbiya menjelaskan, bahwa mereka akan menyebar ke seluruh dunia dan menguasai dunia dari tempat yang tinggi (dari PBB ke Presiden hingga ke Pak RT), inilah manifestasi kekuatan yang diberikan Allah, SWT, kepada mereka dimana mereka akan menguasai seluruh jagat, dan sejarah untuk pertama kalinya menyaksikan bagaimana satu kelompok manusia menguasai seluruh jagat, Allah, SWT, menyatakan:

 

قَالَ هَـٰذَا رَحۡمَةٌ۬ مِّن رَّبِّى‌ۖ فَإِذَا جَآءَ وَعۡدُ رَبِّى جَعَلَهُ ۥ دَكَّآءَ‌ۖ وَكَانَ وَعۡدُ رَبِّى حَقًّ۬ا

Dzulkarnain berkata: “Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, Maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar”. (Qur’an Al Kahf, 18:98)

 

وَحَرَٲمٌ عَلَىٰ قَرۡيَةٍ أَهۡلَكۡنَـٰهَآ أَنَّهُمۡ لَا يَرۡجِعُونَ (٩٥) حَتَّىٰٓ إِذَا فُتِحَتۡ يَأۡجُوجُ وَمَأۡجُوجُ وَهُم مِّن ڪُلِّ حَدَبٍ۬ يَنسِلُونَ (٩٦)

 

Sungguh tidak mungkin atas (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan, bahwa mereka tidak akan kembali (kepada Kami). 95.

Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. 96.

(Qur’an Al Anbiya, 21:95-96).

Karena tatanan dunia fana yang sepertinya tidak akan berjalan harmonis dan berkonflik dengan tatanan di surga. Maka orang-orang beriman tidak akan merasa nyaman dengan keadaan disekitarnya, dia tidak akan merasa menjadi bagian dan terasing dengan masyarakat seperti itu (jamaah blue jeans).

Dalam Surah Al Anbiya diatas Qur’an menyatakan dan menghubungkan Yajuj dan Majuj dengan “kota” yang dihancurkan Allah, SWT, dan orang-orangnya dikeluarkan dari kota itu dan kemudian dilarang kembali (sebagai turis boleh) untuk mengambil kota itu lagi dan menyatakannya sebagai kota mereka. Dalam kehidupan manusia dahulu, kota adalah negara, ketika anda ingin menyebut bangsa Romawi anda menyebutnya sebagai Roma, dan Persia sebagai Babylonia. Mereka yang pandangan spiritualnya teriluminasi dengan cahaya ‘nur’ dari Allah, SWT, dapat mengenali kota itu dan tatanan dunia Ya’juj dan Ma’juj (Gog & Magog). Cahaya itu memberikan kapasitas kepada mereka untuk menembus ‘keadaan internal’ dari semua kejadian.

Kota itu adalah Jerusalem (Israel). Allah SWT, menghancurkannya dua kali (Nebukadnezar & Flavius-meratakan Aqsa). Mereka dilarang untuk kembali untuk mengklaimnya. Saat ini mereka telah kembali  pada tahun 1948, dan merebut serta menyatakan kota itu sebagai milik mereka. Mereka telah berhasil melakukannya dengan membonceng orang-orang yang kekuatannya sedemikian besar sehingga merka mengontrol dunia (siapa penguasa dunia pasca PD2?), dan mereka dengan kontinyu terus menggunakan kekuatan mereka untuk menindas umat manusia, dan memerangi Islam secara umum dan Arab secara khusus (kini sampai Afrika, Libya dan Suriah).

Sejak jaman abad pertengahan yaitu jaman Kerajaan Kristen Eropa hingga kini yaitu jaman Peradaban Sekuler Barat, Eropa secara progresif memperlihatkan karakater tatanan dunia Ya’juj dan Ma’juj (sesuai dengan Qur’an), dan mereka telah mencapai semua tujuan mereka. Orang-orang Eropa di Eropa, Amerika Utara, Afrika Selatan, Australia, Irak, Afghanistan dan di Tanah Suci hari ini telah menguasai dunia. Mereka menggunakan kekuasan dan kekuatan mereka untuk menindas dan merusak.

Mereka merebut Tanah Suci dan membawa Yahudi ke Tanah Suci dan mengklaimnya sebagai milik mereka. Mereka menciptakan Negara Euro Israel yang tidak berkeprimanusiaan dan tak berTuhan, dan mempersembahkannya kepada Yahudi non Eropa seperti Kerajaan Ilahiah Daud (Israel). Inilah indikasi kebutaan spiritual bagi orang-orang Yahudi non Eropa dan Umat Muslim sedunia (jamaah blue jeans, “Ambil 1 dari 1000 muslim karena 999 dari mereka adalah Ya’juj dan Ma’juj”, Muhammad, SAW), dimana mereka membiarkan diri mereka tertipu mentah-mentah dan digiring ke kehancuran terakhir mereka oleh Yajuj dan Majuj (mereka yang akan memerangi Mahdi, as, dan Isa, as).

Nabi Muhammad, SAW, menambahkan, mengenai Ya’juj dan Ma’juj, Beliau berkata,”Tidak satupun dari mereka mati tanpa membawa seribu lainnya.” Sehingga realitas dan kebenaran globalisasi saat ini yang menghancurkan dan memperbudak manusia dapat kita mengerti dan pahami.


Dzul Qarnain

Dzul Qarnain adalah Ephistemology yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari sisi internal dari ilmu pengetahuan itu sendiri. Zul= Dua, Qarnain= Masa, dua masa yang berjalan secara paralel pada saat yang sama, yaitu:

  • Suatu masa yang damai jika tatanan dunia berdasarkan Hukum Allah, SWT, dimana kekuasaan dan kekuatan yang berdasar pada iman, digunakan untuk menindas penindas dan mensejahterakan yang baik. Tatanan spiritual seperti ini hanya da didalam hati setiap muslim yang beriman (Kisah Dhul Qarnain di Surah Al Kahf).
  • Suatu masa kehancuran dan kerusakan dimana tatanan dunia tidak berdasarkan kepada Hukum Allah, SWT, dan berusaha meniadakannya yang pada intinya tidak berprikemanusiaan dan tidak berTuhan. Dimana kekuasaan, dan kekuatan digunakan untuk menindas yang benar, beriman, dan yang lemah. Inilah tatanan dunia yang kita lihat dengan mata kita, dimana tatanan dunia tidak harmonis dan berkonflik dengan tatanan dunia dan hati orang-orang muslim yang beriman. (*)

Oleh Sheikh Maulana Imran Nazar Hosein

image_pdfimage_print

Leave a Comment