Apakah Muslim boleh Berpartisipasi dalam Politik Demokrasi Sekular Modern?

In Politik by Hamba AllahLeave a Comment

Kampungmuslim.org – Selama dan sampai kapanpun, ketika kamu belum mempelajari dan memahami subjek “Dajjal (Anti Kristus),” kamu tidak akan pernah bisa memahami  sistem politik modern di dunia kita saat ini. Dan hingga saat ini masih sangat sedikit yang benar-benar serius mengajarkan dan memberikan pemahaman kepada umat Muslim tetang subjek “Dajjal,” kecuali saudara terpelajar saya Sheikh Hamza Yusuf yang berada di Amerika Serikat, dan hanya sayalah satu-satunya yang hingga saat ini masih berjuang keras dengan segala kemampuan yang saya miliki untuk mengajarkan dan memberikan pemahaman kepada umat Muslim tentang subjek “Dajjal” tersebut. Namun tetap saja, masih banyak diantara para ulama dan para pembelajar lainnya masih bertanya “untuk apa kamu mengajarkan subjek tersebut?” Bahkan mereka keberatan dengan usaha saya dalam mengajarkan ilmu pemahaman tentang “Dajjal” ini.

Jika kamu seperti mereka yang selalu sibuk mencari perbedaan di antara kita, maka  silahkan carilah guru-guru atau ulama lain dimana kamu bisa belajar tentang suatu hal yang sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Dan izinkan saya untuk tetap memperjuangkan ilmu yang saya pelajari dan pahami ini untuk saya teruskan dan ajarkan kepada mereka murid-murid saya yang haus ilmu dan dengan ikhlasnya mengorbankan segala waktu yang mereka miliki untuk mempelajari dan memahami ilmu tentang Dajjal ini.

Ketika kamu mempelajari dan mengkaji subjek Dajjal, maka kamu akan memahami sejarah peradaban modern, kamu akan bisa memahami politik, ekonomi, sistem keuangan dunia, geopolitik, geo ekonomi, revolusi ilmu pengetahuan dan teknologi, hukum, militer, filosofi sejarah dan masih banyak hal lainnya yang berkaitan dengan perkembangan zaman modern. Yang terpenting darinya adalah, kamu akan dapat memahami filosofi sejarah dari peradaban barat modern. Pandangan eskatologis Islam kami tentang peradaban barat modern akan membuat kamu takjub.

Jadi selama kamu belum mampu untuk memahami ilmu tentang Dajjal ini, bagaimana bisa kamu memutuskan apakah kamu boleh berpartisipasi dalam mengikuti sistem politik pemilu demokrasi sekuler modern atau tidak?

Saya telah menulis esai pendek tentang hal ini dalam tautan artikel berikut di bawah ini:

Tautan Esai (klik disini).

Jawaban ringkas saya di artikel ini, adalah sebuah Sunnah dari Nabi Muhammad (saw) bagi setiap muslim untuk berpartisipasi dalam proses politik dalam usahanya mengubah arah pergerakan sejarah, dalam usahanya mengubah lingkungan strategis ke arah yang baik dan benar. Maka Beliau (saw) tentu saja terjun ke aktifitas perpolitikan. Namun, sistem politik sekular modern lahir dari pondasi Syirik. Dan jika kamu berpartisipasi dalam sistem politik, kamu harus meyakinkan dirimu bahwa kamu tidak terjun ke dalam dunia syirik. Sedangkan sistem politik pemilu demokrasi sekuler modern adalah sistem politik yang berbasis syirik. Bagi mereka yang mungkin merasa dirinya lebih berilmu dari saya, silahkan lakukan apapun yang mereka yakini, namun bagi kamu yang menghargai apa yang saya ajarkan, maka saya katakan bahwa saya tidak pernah berpartisipasi dalam pemilu yang berbasis pada sistem politik sekuler modern. Dan bagi mereka yang menganggap saya sebagai gurunya,  tentu saja akan menarik dirinya dalam berpartisipasi dalam pemilu sistem politik sekuler modern. Dan hampir seluruh negara di dunia kita saat ini telah menganut dan menjalankan sistem pemerintahan yang berbasis pada sistem perpolitikan sekuler modern tersebut. (*)

Oleh Sheikh Imran Nazar Hosein.

Alih bahasa oleh Awaluddin P.

Sebarkan Kebaikan dan Kebenaran:

Leave a Comment